Pengaruh Edukasi Kesehatan Dengan Media Audio Visual Terhadap Pencegahan Penyakit Tuberculosis Paru Di Desa Keang, Wilayah Kerja Puskesmas Keang Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju

Authors

  • Rut Sahanaya Institut Kesehatan dan Bisnis ST Fatimah Mamuju
  • Yuliana. D Yuliana. D Institut Kesehatan dan Bisnis St. Fatimah Mamuju, Mamuju, Indonesia
  • Rubiah. R Rubiah. R Institut Kesehatan dan Bisnis St. Fatimah Mamuju, Mamuju, Indonesia

Keywords:

edukasi kesehatan, media audio visual, pengetahuan, tuberkulosis paru, pencegahan

Abstract

ABSTRACT

Tuberculosis (TB) remains an infectious disease that requires continuous prevention and control efforts. Limited knowledge regarding transmission and prevention may contribute to inappropriate preventive practices in the community. Health education using audio-visual media is one method that can present information through visual and auditory stimulation, making health messages easier to understand and remember. This study aimed to determine the effect of health education using audio-visual media on knowledge regarding pulmonary tuberculosis prevention among residents of Keang Village, the working area of Keang Community Health Center, Kalukku District, Mamuju Regency. This study employed a quantitative approach with a quasi-experimental one-group pretest-posttest design. The study was conducted from May to June 2026 involving 79 respondents selected using purposive sampling based on predetermined inclusion and exclusion criteria. Data were collected using a structured questionnaire administered before and after the health education intervention. Knowledge was categorized as poor, fair, and good. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test with a significance level of 0.05. Before the intervention, 35 respondents (44.3%) had poor knowledge, 34 respondents (43.0%) had fair knowledge, and 10 respondents (12.7%) had good knowledge. After the intervention, 66 respondents (83.5%) had good knowledge and 13 respondents (16.5%) had fair knowledge, with no respondents remaining in the poor category. The Wilcoxon Signed Rank Test showed 66 positive ranks, 13 ties, and no negative ranks, with Z = -7.330 and p = 0.001 (p < 0.05). Health education using audio-visual media had a significant effect on improving community knowledge regarding pulmonary tuberculosis prevention in Keang Village.

Keywords: health education, audio-visual media, knowledge, pulmonary tuberculosis, prevention

ABSTRAK

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang masih memerlukan upaya pencegahan dan pengendalian secara berkelanjutan. Keterbatasan pengetahuan masyarakat mengenai penularan dan pencegahan TB dapat berkontribusi terhadap perilaku pencegahan yang kurang tepat. Edukasi kesehatan menggunakan media audio visual merupakan salah satu metode yang dapat menyampaikan informasi melalui rangsangan visual dan auditori sehingga informasi kesehatan lebih mudah dipahami dan diingat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan dengan media audio visual terhadap pengetahuan tentang pencegahan penyakit Tuberkulosis Paru di Desa Keang, wilayah kerja Puskesmas Keang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment menggunakan rancangan one-group pretest-posttest. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei–Juni 2026 dengan jumlah responden sebanyak 79 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi edukasi kesehatan. Pengetahuan dikategorikan menjadi kurang, cukup, dan baik. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat kemaknaan 0,05. Sebelum intervensi, sebanyak 35 responden (44,3%) memiliki pengetahuan kurang, 34 responden (43,0%) memiliki pengetahuan cukup, dan 10 responden (12,7%) memiliki pengetahuan baik. Setelah diberikan edukasi, sebanyak 66 responden (83,5%) memiliki pengetahuan baik dan 13 responden (16,5%) memiliki pengetahuan cukup, serta tidak terdapat responden dengan pengetahuan kurang. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan 66 positive ranks, 13 ties, dan tidak terdapat negative ranks, dengan nilai Z = -7,330 dan p = 0,001 (p < 0,05). Edukasi kesehatan menggunakan media audio visual berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan penyakit Tuberkulosis Paru di Desa Keang.

Kata Kunci: edukasi kesehatan, media audio visual, pengetahuan, tuberkulosis paru, pencegahan

References

Ananda, F., & Ashari, I. (2025). Healthpreneurship feminin sebagai paradigma baru promosi kesehatan reproduksi: Literatur review. Jurnal Ilmiah Keperawatan dan Kebidanan Holistic Care, 9(1).

Bili, S., Telly, M., Tanaem, N. F. D., Jurusan, D., Poltekkes, K., Kupang, K., & Paru, T. (2019). Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Audio Visual terhadap Perilaku Pencegahan Penularan pada Keluarga dengan Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Sikumana. CHMK HEALTH JOURNAL, 3(2), 20–26. https://cyber-chmk.net/ojs/index.php/kesehatan/article/view/511/167

Bulan, O. S., Tefa, E., Usfunan, I. K., Seran, M. R., Klau, M. A. K., & Petronela E. M. Ngama. (2024). Pengaruh Edukasi Menggunakan Media Video terhadap Peningkatan Pengetahuan tentang Penyakit TB Paru Pada Siswa SMPK Rosa Mystica Kupang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(10), 4885–4890. https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i10.1870

Indraswari, R. A., Setyawati, R., & Amal, A. I. (2025). Pengaruh Edukasi Melalui Media Audio Visual Terhadap Perilaku Pencegahan Penularan Tuberculosis. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kesehatan (JIKK), 2(3), 26–32.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Apa Itu TOSS TBC dan Kenali Gejala TBC. 1 Januari 2022. https://www.kemkes.go.id/id/apa-itu-toss-tbc-dan-kenali-gejala-tbc

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil kesehatan Indonesia tahun 2022. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://www.kemkes.go.id/app_asset/file_content_download/Profil-Kesehatan-Indonesia-2022.pdf

Lorenna, M. (2024). The Impact Of Audiovisual Media-Based Health Education On Children ’ S Knowledge Of Tuberculosis. Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia, 8(3), 280–287. https://doi.org/10.52020/jkwgi.v8i3.9556

Notoatmodjo, S. (2012). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan (Revisi). Rineka Cipta.

Novalia, V., Utariningsih, W., & Zara, N. (2023). Pengaruh Media Promosi Kesehatan Terhadap Pengetahuan dan Pencegahan Penyakit Tuberkulosis Pada Masyarakat Desa Uteunkot Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe The Effect of Health Promotion Media on Knowledge and Prevention of Tuberculosis in the People of. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 9(1), 505–517.

Purba, E. R. V., Ruben, S. D., & Mebri, E. (2022). Penyuluhan Dengan Media Video Meningkatkan Pengetahuan Tentang Upaya Pencegahan Tuberkulosis Di Sd Inpres. Gema Kesehatan, 14(2), 215–226. https://gk.jurnalpoltekkesjayapura.com/gk/article/download/280/190/1768

Prosulbar. (2025). Data TBC Terkini Sulbar: 64,30 Persen Kasus Terdeteksi. 18 November. https://prosulbar.com/2025/11/18/data-tbc-terkini-sulbar-6430-persen-kasus-terdeteksi/

Susyanti, E., & Adiningsih, Y. A. (2025). The Effect of Health Education on Preventing Pulmonary Tuberculosis Transmission with Knowledge Deficit Problems Through Audiovisual Media. Journal of Science and Technology Nursing, 3(1), 34–39.

World Health Organization (WHO). (2025). Global Tuberculosis Report 2025. 12 November 2025. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/tuberculosis

Zaenal, F. R., Haris, R., Asbara, N. W., Badawi, B., Irma, I., & Haris, M. I. K. (2025). Penguatan literasi digital dan edukasi sanitasi lingkungan di kawasan wisata Rammang-Rammang. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 9(6), 6645–6658. https://doi.org/10.31764/jmm.v9i6.35368

Downloads

Published

2026-08-31

How to Cite

Sahanaya, R., Yuliana. D, Y. D., & Rubiah. R, R. R. (2026). Pengaruh Edukasi Kesehatan Dengan Media Audio Visual Terhadap Pencegahan Penyakit Tuberculosis Paru Di Desa Keang, Wilayah Kerja Puskesmas Keang Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju. Cakrawala Medis Indonesia, 2(2), 223–234. Retrieved from https://e-journal.ikbstfatimahmamuju.ac.id/index.php/cmi/article/view/43